Mengupas Tugas Dan Tanggung Jawab Supervisor Secara Gamblang

Tugas Dan Tanggung Jawab Supervisor
Tugas Dan Tanggung Jawab Supervisor

Mungkin sebagian dari Anda sudah tidak asing lagi dengan jabatan Supervisor. Supervisor artinya jabatan penting dalam suatu perusahaan yang mempunyai tugas utama mengawasi kinerja karyawan bawahannya.Tugas dan tanggung jawab supervisor yang utama adalah memberikan perintah atau instruksi serta memberikan laporan atau informasi kepada atasanya secara langsung.

Apa tugas supervisor? Ada beberapa tugas supervisor yang perlu Anda tahu antara lain:

  1. Mengelola Kinerja Tim
  2. Membuat Jadwal kerja
  3. Memberikan Evaluasi dan Masukan
  4. Training Karyawan Baru
  5. Memberi Laporan kepada Atasan
  6. Menjadi Solusi Bagi Karyawan

Namun pada realitasnya, tugas supervisor itu tidak hanya menjadi penghubung antara karyawan bawah dengan pimpinan perusahaan. Ada beberapa tugas utama supervisor lainnya yang bisa Anda ketahui.

Mau tahu lebih jelas apa saja tugas supervisor? Simak penjelasannya pada artikel ini.

Baca juga: Membahas Tuntas Gaji Supervisor Pabrik dan Perhitungannya

Tugas Dan Tanggung Jawab Supervisor

Kaitannya dengan tugas dan tanggung jawab supervisor, setiap perusahaan mungkin saja berbeda tergantung dengan kebijakan dan ketentuan masing-masing perusahan. Namun secara umum, tugas supervisor itu melakukan pengelolaan tim agar kinerjanya menjadi lebih efektif dan efisien. Selain itu, jabatan ini juga mempunyai wewenang untuk membangun lingkungan kerja agar lebih kondusif.

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah tugas dan tanggung jawab jabatan supervisor di kebanyakan perusahaan.

Mengelola Kinerja Tim

Salah satu tugas beserta dengan tanggung jawab supervisor adalah melakukan pengelolaan kinerja tim maupun individu agar bisa lebih baik dan sesuai dengan SOP perusahaan. Supervisor harus mengawasi serta mengatur alur kerja tim dan karyawan bawahannya agar semuanya bisa bekerja dengan baik, efektif dan efisien.

Tidak hanya itu saja, supervisor juga harus menyampaikan tujuan pekerjaan agar sesuai dengan target perusahaan. Setelahnya, dia juga harus monitoring kinerja karyawannya.

Membuat Jadwal Kerja

Selain mengelola alur kerja tim, supervisor juga mempunyai tugas untuk membuat jadwal serta mengatur jadwal karyawannya. Terlebih bagi perusahaan yang mempunyai sistem shift. Supervisor harus bisa mengatur jadwal agar bisa adil dan efektif untuk setiap karyawannya.

Supervisor dituntut untuk bisa membuat serta mengatur jadwal dengan baik dengan sistem shift ini. dalam beberapa kasus, sistem ini sering menjadi masalah di antara karyawan. Oleh karena itu, jika supervisor bisa mengatur jadwal dengan baik, maka masalah tersebut bisa dihindarkan.

Sebagai contoh di divisi produksi, supervisor bisa mengatur jadwal kerja staff operator produksi agar bisa bekerja secara bergantian selama 24 jam. Dengan begitu, proses produksi tidak terhambat dengan ketiadaan pekerja. Hal tersebut karena pengaturan jadwal karyawan yang baik dan tepat.

Memberikan Evaluasi dan Masukan

Apa tugas supervisor? Selain mengatur jadwal, jabatan ini juga harus mampu memberikan evaluasi serta feedback, atau umpan balik kepada karyawannya. Tentu pemberian evaluasi ini harus konstruktif dan objektif berdasarkan pada kinerja karyawan, bukan berdasar pada subjektivitas pribadi.

Jika ada karyawan yang kurang maksimal kinerja, maka supervisor punya wewenang untuk memberikan evaluasi dan menegurnya. Begitu juga sebaliknya, jika ada kinerja karyawan yang bagus, maka supervisor juga harus memberikan apresiasi.

Evaluasi serta umpan balik ini pastinya akan penting untuk meningkat performa kinerja karyawannya. Selain itu, ini juga akan membuat kerja menjadi lebih efektif dan efisien. Supervisor juga bisa memberikan apresiasi berupa karyawan terbaik setiap bulan dan memberikan penghargaan bagi karyawan yang mampu mencapainya.

Training Karyawan Baru

Tugas supervisor selanjutnya adalah melatih atau training karyawan baru. Karyawan baru biasanya masih bingung dengan apa yang harus dikerjakannya. Mereka juga belum terbiasa dengan pola kerja perusahaan. Oleh karena itu, supervisor hadir untuk memberikan training.

Supervisor ini harus mampu memahami dan mendukung karyawan baru ini selama masa transisi. Sebagai contoh, meberikan orientasi kerja, menerangkan kebijakan dan target perusahaan serta memaparkan tugas dan pekerjaan karyawan. Dalam hal ini, supervisor biasanya akan bekerja sama dengan divisi sumber daya manusia atau HRD.

Memberi Laporan kepada Atasan

Selain memantau kinerja bawahan, supervisor juga harus memberikan laporan kinerja tim kepada atasan secara rutin dan berkala. Laporan tersebut akan menjadi pertimbangan atasan, khususnya departemen sumber daya manusia untuk memberikan teguran atau apresiasi atas kinerjanya di perusahaan.

Adapun beberapa hal yang perlu supervisor laporkan adalah evaluasi pekerjaan, performa pekerja, kedisipinan karyawan, profesionalitas, dan beberapa hal yang lainnya.  di beberapa perusahaan, supervisor terkadang juga harus memberikan peningkatan kapasitas kinerja karyawan secara rutin.

Menjadi Solusi Bagi Karyawan

Tugas dan tanggung jawab supervisor selanjutnya adalah menjadi pemberi solusi bagi setiap permasalahan atau perselisihan karyawan. Persoalan antar karyawan merupakan potensi yang tidak bisa dihindarkan oleh karena itu hadirnya supervisor ini harus bisa menjaid penengah agar tercipta suasana kerja kondusif.

Pada hal ini, supervisor dituntut kedewasaannya serta objektivitasnya untuk menilai permasalahn antar karyawan maupun karyawan dengan perusahaan. Perlu Anda pahami, karyawan merupakan bagian penting dalam perusahaan.

Baca juga: Mau Jadi Supervisor Andal? Inilah Syarat Menjadi Supervisor Perusahaan

Kesimpulan

Itulah setidaknya enam tugas dan tanggung jawab supervisor perusahaan yang bisa Anda ketahui. Jabatan supervisor di beberapa perusahaan mungkin berbeda terkait dengan tugas poko dan fungsinya. Ada yang ditambahi dengan pekerjaan lainnya. Mungkin ada juga yang lebih sedikit dari tugas yang kami sebutkan di atas.  Penjelasan tugas serta tanggung jawab jabatan supervisor di atas bisa menjadi gambaran bagi Anda yang tertarik dengan jabatan supervisor ini.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *