Apa Yang dimaksud Operator Produksi? Operator Produksi dan Tugasnya

Apa Yang dimaksud Operator Produksi
Apa Yang dimaksud Operator Produksi

Karyawan Pabrik. Apa Yang dimaksud Operator Produksi. Baju yang kita pakai, mobil yang kita kendarai, itu merupakan hasil dari proses produksi. Dalam proses produksi ada keterkaitan antara manusia dengan mesin. Pada zaman modern ini, aktivitas produki barang hampir semuanya menggunakan mesin. Terlebih untuk perusahaan skala menengah hingga besar. Mesin bisa bekerja dengan baik membutuhkan seorang operator produksi yang profesional untuk mengendalikannya. Nah, apa yang dimaksud operator produksi? Sederhananya, operator produksi adalah orang yang menguasai dan mengendalikan mesin produksi.

Proses produksi berjalan dengan baik atau tidak tentu bergantung pada kemahiran operator produksi. Seorang operator produksi seringkali dikenal dengan admin produksi atau administrasi produksi . Maka, tidak mengherankan jika tugas admin operation ini sangat vital dalam perusahaan. Operator produksi mempunyai tanggung jawab yang besar untuk menentukan seberapa besar produktivitas perusahaan. Mulai dari menyiapkan bahan untuk produksi hingga memprosesnya menjadi produk jadi.

Bacaan Lainnya

Perlu Anda ketahui, operator produksi ini  bekerja dalam team, bukan individu. Jadi dalam satu perusahaan ada banyak sumber daya manusia. Salah satu jabatan penting adalah sebagai operator produksi. Jabatan ini juga mempunyai kepala atau supervisor yang mempunyai tugas sebagai koordinator.

Untuk mengetahui lebih mendalam tentang pengertian, tugas, tanggung jawab, serta gaji operator produksi, yuk simak penjelasannya sebagai berikut!

Apa Yang dimaksud Operator Produksi

Posisi operator produksi di banyak perusahaan memang yang paling banyak menampung pekerjaan daripada sektor lainnya. Tentu hal tersebut sangat beralasan. Operator produksi ini memang memegang peranan penting untuk menentukan hasil akhir produk perusahaan.

Seiring berkembangnya teknologi, cara bekerja juga berubah. Sekarang semuanya mengandalkan mesin untuk mempercepat proses produksi mereka. Mesin sukses menggantikan banyak peran manusia dan berdampak pada pengurangan karyawan.

Lambat laun, posisi karyawan terancam dengan hadirnya mesin yang mampu mengerjakan tugas secara cepat dengan biaya yang lebih murah. Salah satu contohnya, hampir 90% pabrik di China sudah menggunakan mesin untuk proses produksi mereka.

Perusahaan akan mengurangi jumlah karyawan dan menggantikannya dengan mesin untuk menekan biaya produksi. Namun bukan berarti perusahaan tidak membutuhkan karyawan. Perusahaan tetap membutuhkan sumber daya manusia untuk mengendalikan dan mengoperasikan mesin-mesin tersebut agar bisa berjalan dengan baik.

Nah, orang yang bertugas untuk mengendalikan mesin itu kita sebut sebagai operator produksi atau admin produksi. Berkaitan dengan tugas operator ini, tugas jabatan ini bervariasi pada setiap perusahaan. Namun, secara garis besar, posisi ini mempunyai tanggung jawab untuk mengoperasikan mesin-mesin produksi.

Baca juga: Cara Menghitung Gaji Karyawan Berdasarkan Omset. Bisnis Bertumbuh

Pengetian Operator Produksi

Pengetian Operator Produksi

Apa yang dimaksud operator produksi? Di atas, kami sudah menyinggung sedikit mengenai pengertian operator produksi, atau admin produksi, tugas dan tanggung jawabnya. Pada kesempatan ini, kami akan menjelaskan pengertian operator produksi secara lengkap.

Administrasi produksi adalah pekerja yang mengoperasikan mesin perusahaan untuk proses produksi. Baik untuk mengolah bahan mentah menjadi bahan setengah jadi atau bahan jadi.

Apa saja job description admin produksi? Tugas admin produksi ini memang cukup komplek. Karena meng-handle semua pekerjaan produksi. Mulai dari persiapan bahan material hingga penyempurnaan hasil akhir. Produk suatu perusahaan apakah bagus atau tidak yang menentukan adalah operasi produksi ini.

Syarat Menjadi Operator Produksi

Apakah ada syarat khusus untuk menjadi operator produksi? Tentu saja ada. Ada beberapa kualifikasi khusus jika Anda berminat mengisi posisi operator produksi ini. Berikut adalah persyaratan dan kriteria umum posisi operator produksi:

  1. Pendidikan minimal SMA sederajat
  2. Minimal 1 tahun pengalaman
  3. Sehat jasmani serta rohani
  4. Ketahanan fisik bagus
  5. Tidak buta warna
  6. Bisa bekerja dalam tim
  7. Mampu bekerja di bawah tekanan
  8.  Bersedia bekerja dengan sistem shift

Itulah kualifikasi umum posisi operator produksi. Namun kriteria di atas tidak bisa jadi acuan. Mengingat setiap perusahaan mempunyai kriteria masing-masing. Persyaratan operator produksi untuk pabrik garmen tentu saja berbeda dengan pabrik di sektor otomotif.

Syarat Menjadi Operator Produksi perusahaan besar

Beberapa perusahaan besar terkadang juga memberikan syarat khusus berupa pelatihan atau on the job training untuk mengisi lowongan operator produksi. Pelatihan tersebut biasanya untuk mengoperasikan mesin-mesin khusus dengan teknologi yang tinggi.

Maka selain persyaratan umum di atas, perusahaan terkadang juga memberikan kualifikasi khusus diantaranya:

  • Mempunyai kemampuan analisis yang baik
  • Memiliki komunikasi yang bagus
  • Bisa mengoperasikan komputer
  • Memiliki dasar pengetahuan mekanik

Posisi operator produksi bertanggung jawab penuh terhadap kelancaran dan efisiensi proses produksi. Oleh karena itu, ada perusahaan yang mengharuskan keryawan operator produksinya mempunyai kemampuan perencanaan dan analisis yang bagus.

Pada perusahaan tertentu, operator produksi juga mendapatkan tugas untuk melakukan pencatatan keuangan. Itulah mengapa sumber daya manusianya juga harus mempunyai skill komputer yang memadai.

Tugas dan Tanggung Jawab Operator Produksi

Tugas dan Tanggung Jawab Operator Produks
Apa saja Tugas dan Tanggung Jawab Operator Produks

Sering ada pertanyaan, administrasi pekerjaannya apa saja? Layaknya posisi lainnya, admin produksi mempunyai tanggung jawab terhadap pekerjaannya. Beberapa tanggung jawab admin produksi adalah:

Memberikan briefing

Briefing biasanya dipimpin oleh kepala bagian. Semua terkait dengan pekerjaan hari itu. Termasuk mempersiapkan material, mengecek kondisi mesin hingga target harian yang harus tercapai. Secara umum, briefing ini membahas rencana kerja, pembagian tugas, tempat kerja dan juga evaluasi pekerjaan setiap karyawan sebelumnya.

Memastikan Produksi lancar

Operator produksi juga mempunyai tanggung jawab untuk memastikan kinerjanya sudah sesuai dengan rencana kerja berdasarkan briefing pagi.  Selain itu, operator juga harus memastikan bahwa proses kerjanya sesuai dengan SOP perusahaan.

Menjaga Keamanan dan Kerapian

Operator produksi juga bertanggung jawab untuk menjaga keamanan dan kerapian di lokasi kerja. Mereka harus memastikan bahwa lingkungan kerja selalu rapi dan bersih. Begitu juga dengan keamanan. Misalnya, memastikan pekerja menggunakan alat keamanan khusus ketika mengoperasikan mesin.

Memastikan Target Perusahaan

Operator produksi ini berperan vital dalam produktivitas perusahaan. Tercapainya target atau tidak tergantung dari kinerja operator produksi. Maka dari itu, operator produksi mempunyai tanggung jawab untuk menyelesaikan produksi sesuai dengan target perusahaan.

Membuat Laporan Kerja

Tanggung jawab operator produksi yang terakhir adalah membuat laporan kerja dengan baik. Mereka harus memberikan laporan kepada kepala bagian atau supervisor terkait dengan apa yang telah mereka kerjakan pada hari tersebut itu.

Tugas Operator Produksi

Tidak sedikit yang bertanya operator produksi atau admin pabrik itu tugasnya apa? Operator produksi juga mempunyai tugas-tugas sebagai berikut.

Mengoperasikan Mesin

Mengoperasikan mesin merupakan tugas utama dari operator produksi. Setelah briefing, pekerja akan mengoperasikan mesin. Mulai dari menghidupkan, mengoperasikan hingga tahap yang paling akhir, mematikan mesin produksi.

Dalam mengoperasikan mesin ini, pekerja memang harus berhati-hati dan meminimalisir keteledoran yang berakibat fatal. Pada saat mengoperasikan mesin, tanggung jawab sepenuhnya berada di pundak operator produksi.

Mengatur Program Mesin Produksi

Selain mengoperasikan mesin, operator produksi juga harus bisa mengatur program mesin. Pastikan bahwa proses pengaturan sesuai dengan standard mesin, tidak melebihi dari spesifikasi produk. Hal itu untuk mengurangi risiko kerusakan pada mesin produksi. Maka, pengetahuan tentang mesin menjadi modal penting.

Memantau Kondisi Mesin

Mesin produksi memang bekerja secara otomatis, namun pekerja juga harus terus memantau kondisinya. Pastikan mesin bekerja dengan baik tanpa ada masalah. Jika mesin tidak bekerja dengan maksimal, maka akan berpengaruh juga terhadap target produksi. Ketika terjadi masalah dengan mesin, maka operator produksi harus segera melaporkan kepada bagian teknisi.

Menjaga Produktivitas dan Kualitas Produksi

Operator produksi juga mempunyai tanggung jawab untuk menjaga produktivitas. Tidak hanya melulu mengoperasikan mesin. Mereka harus bekerja secara efektif dan efisien agar bisa memenuhi target perusahaan.

Selain menjaga produktivitas, operator juga harus memastikan bahwa produksinya berkualitas dan sesuai dengan standard atau spesifikasi perusahaan. Meskipun nantinya ada supervisor dan bagian quality control yang akan mengecek kualitas produk.

Transfer informasi ketika pergantian Shif

Dalam produksi sebuah pabrik, terjadi pergantian shift kerja 2 hingga 3 kali itu adalah hal yang lumrah. Hal tersebut untuk mengejar target produksi harian. Oleh karena itu, mesin yang sama mungkin bisa dikendalikan oleh 2 hingga 3 orang.

Agar mesin terjaga performanya, dan meminimalisir kecelakaan kerja, maka penting untuk transfer informasi kepada operator selanjutnya ketika pergantian shift. Operator bisa memberikan informasi lengkap kepada temannya untuk kelancaran kerja.

Gaji Operator Produksi

Gaji Operator Produksi

Kisaran gaji operator produksi yaitu Rp 6.000.000 setiap bulan. Namun angka tersebut tidak bisa menjadi acuan. Mengingat setiap perusahaan mempunyai kebijakan masing-masing terkait dengan gaji ini. Beberapa perusahaan besar bahkan berani memberikan gaji lebih dari itu. Namun, ada juga perusahaan lain yang memberikan gaji di bawah itu.

Selain kebijakan perusahaan, perbedaan gaji operator produksi ini juga berbeda di tiap daerah. Sebagai contoh, gaji operator produksi pabrik di Karawang akan berbeda dengan kisaran gaji pabrik di Boyolali Jawa Tengah.

Perbedaan gaji tersebut terkadang juga berbeda karena ada pertimbangan lain. Seperti pengalaman kerja, posisi, hingga kapasitas kemampuan. Gaji pekerja yang sudah berpengalaman pada posisi operator produksi tentu akan berbeda dengan pekerja fresh graduate.

Namun yang jelas gaji operator produksi umumnya di atas upah minimum regional (UMR) masing-masing daerah. Gaji tersebut masih bisa naik jika pekerja mengambil lembur. Tunjangan lembur juga tidak kalah menariknya.

Perbedaan Staf Produksi dan Operator Produksi

Apakah ada perbedaan antara staf produksi dan operator produksi? Pada dasarnya, keduanya adalah posisi yang sama. Yaitu bertugas untuk mengoperasikan mesin produksi serta bertanggung jawab dalam produktivitas perusahaan.

Keduanya hanya berbeda dalam penyebutan saja. Baik operator produksi, staf produksi, ataupun admin produksi mempunyai kesamaan tugas dan tanggung jawab. Tugas staf administrasi produksi juga sama yaitu mengendalikan mesin produksi.

Secara tingkat jabatan pun, keduanya juga di level yang sama. Mereke dipimpin oleh supervisor atau kepala bagian. Di beberapa perusahaan, keduanya merupakan jabatan yang paling bawah dalam divisi produksi.

Kesimpulan

Setelah membaca artikel di atas, sekarang Anda sudah tahu apa yang dimaksud operator produksi. Operator produksi memegang peranan penting dalam menentukan produktivitas perusahaan. Tugas utama operator produksi adalah memastikan bahwa proses produksi berjalan dengan lancar melalui mesin-mesin produksi di dalam perusahaan. Posisi operator produksi ini  umumnya yang terbesar di perusahaan. Operator produksi juga mendapatkan gaji dan tunjangan yang menarik, hingga kurang lebih Rp 5.000.000 per bulan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *