Membahas Apa Itu Operator Produksi dan Perbedaannya dengan Staf Produksi

Apa Itu Operator Produksi
Apa Itu Operator Produksi

Apa itu operator produksi? Pasti Anda sering mendengar istilah operator produksi. Operator produksi merupakan salah satu profesi yang berhubungan dengan proses produksi. Operator produksi bertugas untuk memegang peran penting dalam mengontrol setiap proses produksi.

Apa pekerjaan bagian produksi? Seorang operator produksi memiliki beberapa tugas, antara lain:

Bacaan Lainnya
  1. Mengikuti Briefing
  2. Mengoperasikan Mesin yang Menjadi Tanggung Jawabnya
  3. Bekerja Sesuai SOP
  4. Bekerja Sesuai Target
  5. Memberikan Informasi Ketika Pergantian Shift
  6. Menjaga Lingkungan Kerja
  7. Membuat Laporan

Dengan kata lain, seorang operator produksi memiliki tugas utama untuk memastikan bahwa proses produksi berjalan dengan lancar. Dalam dunia industri, operator produksi menjadi posisi yang dapat menampung banyak pekerja karena hampir semua ranah industri membutuhkan pekerja yang banyak. Lalu, pekerjaan operator produksi itu seperti apa? Simak penjelasan pada artikel di bawah ini.

Deskripsi Pekerjaan Operator Produksi

Penasaran operator produksi itu apa? Dalam suatu perusahaan, operator produksi mempunyai tugas yang sama walaupun secara spesifik cara kerjanya berbeda-beda. Nah, apa pekerjaan bagian produksi? Untuk lebih jelasknya simak deskripsi pekerjaan operator produksi beriku ini.

Mengikuti Briefing

Operator produksi memiliki kewajiban untuk mengikuti briefing oleh leader produksi, setiap akan memulai pekerjaan. Dalam briefing biasanya akan membahas rencana kerja pada hari tersebut, taget yang harus tercapai, dan review pekerjaan pada hari sebelumnya.

Rencana kerja tersebut meliputi pembagian mesin jaga, pembagian pekerjaan, pembagian target, dan lain sebagainya. Namun, pada saat briefing untuk beberapa perusahaan biasanya akan menginformasikan hal-hal yang berkaitan dengan pekerjaan atau perusahaan. Kemudian briefing akan ditutup dengan doa bersama.

Mengoperasikan Mesin yang Menjadi Tanggung Jawabnya

Setelah selesai briefing, operator produksi harus mulai bekerja sesuai dengan bidangnya masing-masing. Misalnya operator mesin akan langsung menghidupkan mesin dan bekerja sesuai pekerjaannya. Begitupun dengan seorang operator jahit, mereka akan mulai menghidupkan mesin sesuai dengan targetnya.

Dari awal bekerja, operator produksi sudah harus menghidupkan mesin sesuai dengan targetnya masing-masing. Tentu saja operator juga harus memperhatikan kecepatan mesin. Kecepatan mesin akan mempengaruhi jumlah produk yang tecapai.

Baca juga: Panduan Menghitung Rata-Rata Gaji Buruh Pabrik Mudah Dan Cepat

Bekerja Sesuai SOP

Beberapa operator produksi mungkin tidak memperhatikan SOP (Standar Operational Procedure) yang telah perusahaan tetapkan. SOP ini sangat penting karena mencakup beberapa hal, antara lain:

  1. Memelihara media kerja

Sesuai dengan SOP dari perusahaan, maka operator produksi tidak boleh asal-asalan dalam menjalankan mesin atau media kerja lain. Anda harus bekerja sesuai dengan prosedur yang seharusnya.

  1. Efisiensi material produksi

Apabila tidak terjadi kendala pada mesin, kemungkinan penggunaan bahan baku atau material akan lebih efisien. Namun, jika Anda tidak mengikuti SOP dan terjadi kerusakan pada mesin, mungkin saja pemrosesan material bisa terganggu atau malah terbuang karena kualitas yang buruk.

  1. Kualitas produksi

Jika Anda mengikuti SOP yang telah perusahaan tentukan pada saat bekerja, Anda tentu akan menghasilkan produksi yang berkualitas. Sehingga menjadi lebih efektif dan efisien bagi perusahaan dalam memenuhi target.

  1. Keamanan kerja

Dengan Anda mengikuti SOP yang berlaku, Anda juga telah menjaga keselamatan kerja. Karena SOP tersebut bertujuan untuk menjaga keselamatan kerja bagi operator produksi.

Bekerja Sesuai Target

Perusahaan sudah menerapkan target untuk line produksi atau operator. Karena hal tersebut berhubungan dengan deadline yang klien berikan. Anda tentunya harus berusaha untuk mencapai target tersebut untuk menjaga nama baik perusahaan.

Memberikan Informasi Ketika Pergantian Shift

Pada beberapa perusahaan mungkin ada skema shift untuk pekerjanya. Hal ini bertujuan untuk memenuhi target dari klien. Dalam satu hari biasanya terbagi menjadi tiga shift, dengan masing-maisng bekerja selama delapan jam kerja.

Ketika ada pergantian shift, Anda harus memberikan informasi dengan lengkap kepada shift setelahnya tentang order yang sedang berjalan, target, kendala, perubahan rencana, dan lain sebagainya.

Menjaga Lingkungan Kerja

Seorang pekerja harus menjaga dan juga memelihara lingkungan kerja mereka, seperti bahan mentah, peralatan produksi, kebersihan mesin dan line, sparepart, dan lain sebagainya.

Membuat Laporan

Sebagai operator produksi, Anda juga harus membuat laporan kerja. Laporan ini sebagai bahan analisa para leader produksi dan juga sebagai laporan untuk akunting produksi. Laporan tersebut biasanya berisi:

  • Kuantitas produksi yang telah tercapai
  • Jenis produk
  • Jam kerja lembur
  • Keterangan lainnya

Baca juga: 4 Manfaat Menghitung Biaya Tenaga Kerja Langsung. Rahasia Profit Melesat

Perbedaan Staf Produksi Dan Operator Produksi

Setelah Anda memahami tentang apa itu operator produksi, Anda juga harus mengetahui apa itu staff produksi.

Staff produksi yaitu sebuah jabatan yang ada dalam sebuah perusahaan yang memiliki tanggung jawab dalam mengelola atau memproses suatu barang dari bahan mentah menjadi bahan jadi. Tugas dari staff produksi antara lain:

  1. Bertanggung jawab dalam pelaksanaan proses produksi dan prosedur kualitas suatu produk sesuai dengan ketentuan dari perusahaan.
  2. Staff produksi bertugas dalam pelaksanaan pengoperasian mesin dan melakukan kontrol atas proses produksi.
  3. Melaksanakan rencana produksi dan kebijakan produksi dari perusahaan yang bersangkutan.
  4. Mengontrol dan melakukan pengaturan bahan baku pada proses produksi menjadi bahan jadi sesuai dengan ketentuan dan target dari perusahaan yang bersangkutan.

Jadi perbedaan operator produksi dengan staff produksi ada pada deskripsi pekerjaan atau tugasnya pada perusahaan yang bersangkutan. Jika operator bertugas menjalankan mesin dan melaksanakan proses produksi, sedangkan staff produksi adalah sebuah jabatan yang bertugas dalam pelaksanaan proses produksi.

Kesimpulan

Itulah penjelasan penulis tentang apa itu operator produksi dan perbedaannya dengan staff produksi. Pastikan Anda memiliki persiapan yang matang sebelum melamar pekerjaan sebagai operator produksi. Semoga artikel ini bermanfaat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *